Selasa, 06 Maret 2012

Shop Drawing

  • Shop Drawing adlh Gambar kerja atau gambar teknis lapangan yang dipakai sbg pedoman pelaksanaan suatu pekerjaan dilapangan dalam suatu proyek (Gambar kerja secara detail). yang menggambar disebut Drafter. Shop Drawing merupakan alat  komunikasi antara drafter dan pelaksana. yang membuat shop drawing adalah kontraktor dgn acuan gambar kontrak dn dgn persetujuan konsultan pengawas MK (Management Kontruksi).
  • Masalah-masalah yg sering terjadi pada Shop Drawing :
      • gambar kerja konsultan tdk detail
      • jumlah drafter yg sedikit tdk sebanding dgn kebutuhan gambar dilapangan
      • tingkat penguasaan materi oleh drafter
      • tidak adanya SOP (Standar Operasional Prosedur) mengenai proses pembuatan,approval dan distribusi shop drawing
      • lamanya waktu persetujuan oleh konsultan pengawas MK dan penolakan gambar
      • macam-macam gambarnya yg harus dibuat shop drawing dn detail gambarnya
      • urutan pembuatan shop drawing
  • Langkah-langkah membuat shop drawing :
      • membuat schedule shop drawing
      • mempelajari gambar perrencana, RKS (Rencana Kerja dn Syarat), BQ, dan dokumen kontrak yang lain.
      • mengadakan Brainstorming secara rutin antara enginer dn supervisi
      • melakukan koordinasi dgn konsultan pengawas MK.

Pengerjaan Finishing Pada Kayu

  • Finishing adalah Pekerjaan terakhir pada suatu proses pembuatan meubel yang menentukan penampilan dari suatu produk meubel.
  • Tujuan dari finishing tsb adlh Memberi nilai tambah pada suatu produk meubel (memperindah produk agar memeliki nilai jual yang tinggi), Dan memberi perlindungan pada meubel tsb.
  •  Manfaat Finishing adlh Meningkatakan nilai keindahan subtract kayu,keawetan kayu,keteguhan gesek,dan pukulan.
  • Fungsi Finishing adlh Fungsi keindahan dan fungsi perlindungan.
  • Macam Wood Filler :
    • Wood Filler berpelarut Air
    • Wood Filler berpelarut Minyak
    • Wood Filler berpelarut Lacquer
    • Wood Filler berpelarut Resin Synthetic
  • Macam-macam finishing adlah :
    • 1. Politure = dengan di oles dgn kuas
      • Campuran bahan = Spirtus,Sayerlack,dan oker (pewarna)
    •  2. Melamik =dengan di semprot
    • Cat Duco = dengan di semprot dgn cat duco
    • Laminate = Pengeleman pd permukaan meubel. bahan=HPL,Decosit,Supercoon,PVC
    • Nitro Cellulose = terbuat dari resin NC dn dicampur dgn thinner agar tahan air.
  • Tahapan-tahapan :
    • 1. Persiapan Permukaan (membersihkan dr sisa-sisa lem menggunakan amplas yg berukuran 80-180
    • 2. Pengisian pori-pori dg wood filler (dempul)
    • 3. Pewarnaan Permukaan (tujuan u/ menyeragamkan warna yang belang).
    • 4. Pelapisan Dasar.
Sampai disini dulu gan....
terima kasih...